Lima Fase Kesedihan yang Harus Dilewati kalau jadi Fans MU
Mungkin, tanpa disadari, memilih mencintai MU juga belajar tentang kehilangan, mengelola harapan, dan penerimaan diri seperti dalam teori lima fase kesedihan dari Kubler-Ross.
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Mungkin, tanpa disadari, memilih mencintai MU juga belajar tentang kehilangan, mengelola harapan, dan penerimaan diri seperti dalam teori lima fase kesedihan dari Kubler-Ross.

What do you think? Would spending years in the pursuit of understanding selflessness be a ‘useless’ idea?

Kepada seluruh penganten lintas kabupaten, mari!

“Politik dinasti harus diruntuhkan!” Narasi tersebut telah digaungkan sedari lama. antidinasti, antinepotisme, antikolusi dan anti-anti lain beriringan memenuhi dinding tongkrongan. Semua orang setuju kalau ide tentang monarki tak kasat mata sangat merugikan negara. Sayangnya, ketika Pemilu atau Pilkada tiba, penyakit pikun menyerang rakyat seluruh negeri. Kemarin masih membicarakan pejabat disertai dendam kesumat, hari ini […]

Begitulah praktik yang telah dinormaliasi dalam tubuh ormawa, atau bahkan kita semua.

Daripada terlalu cepat menyimpulkan bahwa Gen Z malas membaca, lebih baik pada ngaca!

Jangan sampai program gizi ini melahirkan generasi muda yang sehat, di tengah petani-petani yang sakit. Aduh~

Jangan mau ditipu patriarki dalam bentuk-bentuk yang seperti itu!

Atau mungkin saya saja yang harus mulai main dan nongkrong sendiri? Ah:(

Masih mau nunggu timbunan kresek di dapur ikutan demo lingkungan?
