Kenapa Jual Dakwah Lebih Mudah daripada Jualan Buku?
Jika adalah seseorang yang mengaku ingin berdakwah, sebetulnya ada satu ujian sederhana yang bisa dipakai untuk membedakan yang betulan ingin berdakwah dan jualan atribut dakwah saja.
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Jika adalah seseorang yang mengaku ingin berdakwah, sebetulnya ada satu ujian sederhana yang bisa dipakai untuk membedakan yang betulan ingin berdakwah dan jualan atribut dakwah saja.

Kau datang dan pergi sesukaaa hatimuuu, oooh kejamnya dikauuu~ Begitu lah kiranya nyanyian dari dokter gigi untuk saya.

Mungkin setelah ini, saya tertarik menjaga zuragan tuyul. Sekian.

Kejadian seperti itu sebenernya cukup menarik untuk dibahas, dan sebagai laki-laki, saya akan menulisnya berdasarkan sudut pandang saya sebagai laki-laki, ya.

Lapangan Adhi Karsa memainkan peran penting sebagai ruang ketiga (third place), istilah yang dipopulerkan sosiolog Ray Oldenburg

Berawal membantu Ayah yang tadinya cuma bisa ganti oli, sekarang saya sudah bisa banyak.

Saya hanya memberikan gambaran dunia penagihan utang online bekerja, dan kalau kamu punya pinjol, ya gak papa, kita semua sama susahnya, kok.

“Begitulah rasanya selama ini bonceng pakai motor ini.”

Saya kira hampir semua dari kita pernah mendengar Solaria. Apalagi yang beberapa kali ke Mall. Tempat makan ini memang mudah “terlihat”, dan sering menjadi pembicaraan. Bagi sebagian orang, makan di Solaria itu hal biasa. Tinggal duduk, buka menu, pilih, selesai. Tapi bagi orang yang lebih sering makan di warteg atau angkringan, seperti saya, Solaria menjadi […]

Jika tidak sanggup, tidak usah pura-pura baik dengan perempuan yang punya anak dan ibu bekerja.
