Kabar Buruk Bagi Perokok Se-Indonesia
Melihat nasib tembakau rajangan Madura dari dekat
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Melihat nasib tembakau rajangan Madura dari dekat

Ketika aku kecil (eh tapi sampai sekarang masih juga, sih), sering berpikir bahwa kampungku itu sebuah negeri dongeng yang aman. Pribumi hidup sebagai petani dan para pelancong hidup sebagai buruh dengan upah yang cukup. Di kampungku masih ada sawah, meski perlahan-lahan sawah itu berubah menjadi perumahan, masih ada pepohonan rindang dan hal-hal lain yang bisa […]

Aku jadi berpikir, women support women ini betulan ada gak sih?

Lebaran, jangan-jangan memang seperti kata lirik lagu "Idul Fitri" aslinya, ‘lang taon idoep prihatin.

Hari-hari sebagai anak pejabat tidak akan mengenal yang namanya jalan rusak karena semua jalan terasa nyaman untuk dilewati. Tidak akan mengenal makan setiap hari dengan mie instan.

Para penceramah di bulan Ramadhan seperti menyalin apa yang sudah mereka sampaikan di tahun-tahun lalu

Saya mendapat julukan “Gadis Extra Segar” karena punya kaki yang dua kali lipat lebih banyak dari jumlah kaki di larutan penyegar yang biasa diminum bapak saya ketika merasakan sakit di tenggorokan.

Sudah menulis sampai punggung pegal-pegal, tapi setelah dikirim dan ditunggu berminggu-minggu kok nggak kunjung dimuat.

Ketika hal tirai rumah yang disukai anak, bisa mendukung proses berharapnya.

Pagi ini teman kerjaku misuh ngedumelin jalanan macet menjelang mudik. Apalagi doi tinggal di wilayah yang jauh dari pusat kota, Dengklok City. Tapi Rengasdengklok mah Rengasdengklok aja deng udah. “Urang sapopoe mangkat gawe teh jam 6 nya, terus amun usum mudik kudu mangkat jam sabaraha meren ieu teh?” begitu celotehnya dengan muka kusut karena ternyata […]
