Katanya “Bulan Penuh Berkah,” tapi Kok Boros Terus?
Kita semestinya menghentikan gaya hidup konsumtif di bulan Ramadhan.
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Kita semestinya menghentikan gaya hidup konsumtif di bulan Ramadhan.

Fenomena kewajiban melaporkan ibadah pribadi di sekolah dan masjid menunjukkan pergeseran dalam cara beragama yang mengaburkan batas privasi dan etika.

Acara Ruampuan II menghadirkan pemutaran film dokumenter Beyond Survival, pameran seni, dan ruang bertutur yang mengangkat suara perempuan dalam menghadapi sistem yang sering kali abai, sekaligus jadi ajang silaturahmi, dan refleksi bagi siapa saja yang masih punya empati.

Perempuan Bali masih menghadapi batasan sosial dan patriarki yang membelenggu peran serta hak mereka.

Cinta tak lagi sekadar perasaan, tapi juga pertarungan dengan realitas sosial.

Benarkah usia tidak menentukan kedewasaan seseorang?

Pernah ngerasa beli Pertamax tapi rasanya kayak Pertalite? Tenang, lo nggak halu. Kejaksaan Agung baru aja bongkar skandal bensin oplosan yang ngerugiin negara triliunan.

Tagar #KaburAjaDulu adalah bentuk protes pada pemerintah yang mengeluarkan kebijakan yang mengecewakan.

Tagar #IndonesiaGelap mencuat sebagai bentuk protes terhadap pemangkasan anggaran pendidikan dan kesehatan dalam Inpres No. 1 Tahun 2025, yang berujung pada demonstrasi besar dan bentrokan di Jakarta.

Mari kita melanjutkan hidup seperti biasa. Mari kita belajar dari kesalahan di masa lalu kita. Bagaimanapun, kita pernah jadi teman dekat dan saya gak pernah nyesal, cuman aambekan jeung era weh sih kadang.
