Ihwal Pokok Kesenian Murni
Kita seringkali melihat orang-orang yang malas untuk mempertanyakan kembali tentang yang dilihat dan dirasakan, atau bahkan bermalas-malasan menyikapi sesuatu. Padahal, seni kan tentang itu.
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Kita seringkali melihat orang-orang yang malas untuk mempertanyakan kembali tentang yang dilihat dan dirasakan, atau bahkan bermalas-malasan menyikapi sesuatu. Padahal, seni kan tentang itu.

Dunia mendadak menyempit di antara helaan napas yang berat dan aroma tajam antiseptik yang menusuk hidung. Bagi penulis sepertiku yang baru saja merilis novela debutnya, Baron Kéde dan Kisah yang Belum Usai, hidup tidak lagi terasa seperti barisan kalimat yang bisa disusun sesuka hati. Di dalam mobil operasional yang melaju terburu-buru, aku merasa dadaku seperti […]

Begitu lah, sebab pembungkaman tidak selalu dikerjakan oleh negara, kacang hijau, atau antek-antek asing. Kadang dilakukan atasan, abang-abangan, atau teman sendiri.

MBG sebagai Proyek Sudah satu tahun proyek makan bergizi gratis ini berjalan, per Februari 2026 total dapur SPPG yang telah beroperasi sekitar 24.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia dengan penerima manfaat telah mencapai 60,24 Juta orang dan ditargetkan meningkat hingga akhir tahun mencapai 89,2 Juta penerima manfaat. Untuk mencapai target tersebut, proyek MBG diprediksi […]

Di tengah kecamuk perang Iran-Israel plus Amerika yang kian memanas, Indonesia tiba-tiba muncul dengan niatan berlagak menjadi juru damai bagi negara-negara yang sedang berperang tersebut. Informasi tersebut pertama kali diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri, pada Sabtu, 28 Februari 2026, Presiden Indonesia bersedia untuk […]

Halo temanku! Apa kabar? Lama tak berjumpa. Bagaimana kabarmu? Kuharap kamu dalam keadaan baik-baik saja dan tidak kekurangan suatu apa pun. Lewat surat ini aku ingin membicarakan sesuatu yang penting denganmu. Perbincangan ini terkait dengan tulisanmu yang beberapa hari lalu kubaca. Aku sungguh merasa janggal saat membaca tulisanmu itu. Aku merasa tulisan yang kamu unggah […]

Kalau hidupmu tidak sesuai ekspektasi, orang bisa langsung menunjuk jurusanmu dan pendidikanmu. Tapi jarang ada yang berkata, “Ini karena keputusanmu ikut memilih dia lima tahun lalu!” Terlalu rumit, terlalu jauh, politis, dan terlalu berisiko digebugin.

Lagian, in this economy cek kesehatan jiwa kayanya relevan, kok. Minimal ya memastikan bahwa orang yang diberi kuasa publik tidak membawa gangguan personal yang berpotensi membahayakan publik. Oh iya, sekali lagi, pakai BPJS ya! Jangan pakai pajak kami, gak sudi. Cuih.

Sebab jika memang Trump menghendaki perdamaian di Gaza ia tinggal mencabut dukungannya terhadap Israel. Segitu saja. Simpel. Tanpa biaya, tanpa harus kabur ke Jordania.

Bahkan sampai saat ini, Sumatra belum pulih, Presiden kita memilih untuk menggelontorkan 17 Triliun untuk bandit-bandit Board of Peace.
