

Suami Istri
Kerahasiaan dulunya adalah seorang
pedansa
Tangan kirinya membawa anggrek
Tangan kanannya digenggam kekasih
Di sebuah ruangan hanya mereka berdua
saja
Suara tawa mendayu-dayu
Pasir pantai menyaksikan kemesraan membiru
Bersama karang dan ombak malam
Angin tak bisa masuk sebab jendela
terkunci rapat
Musik terakhir telah diputar
Sebentar lagi mereka tutup percakapan
rahasia
Nampak tangan keduanya memanjatkan
doa
Akhirnya mereka tertidur, namun
mimpinya masih berpelukan
Bunga Kamboja
Kamboja kecil jatuh di tengah gurun pasir
Tak ada yang merawatnya
Pengembara yang kehausan tak sempat membawanya
Tak lama lagi di situlah pemakamannya
Seketika ia tersadar,
Ia bertanya kepada angin “Mengapa
seluruh tubuhku mengering?”
Lalu angin membawanya ke sebuah oase
Tanah, air, dan cahaya langsung memeluknya
Ia hidup tumbuh cantik
Tetapi tak ke mana-mana
Sebab takut seperti sebelumnya
Terlebih angin tak pernah lagi mengunjunginya
Banyak cerita imajinatif ia dengarkan
Dari burung, ular, dan kaktus
Bahwa ada dunia yang begitu indah di luar sana
Sepuluh kali lebih indah dari oase-nya
Di sana, mawar-mawar tak pernah layu
ataupun lesu
Ular-ular tumbuh besar melebihi pohon
kelapa
akan tetapi burung besar diburu dan
dipenjara
Dan kaktus hanya menarik bagi
beberapa orang saja
Saat ia telah mati, para peziarah berkata
“Kamboja menerima segala pemberian Tuhan apa adanya,
Tuhan menerima segala pemberian Kamboja apa adanya.
Sebab tak ada paksaan dalam cinta.”
Engkau
Engkau yang memijat hati dan pikiranku dengan lemah lembut
Memeras bongkah kental lalu engkau buang ampasnya
Aku meminta waktu lebih lama
Menggandeng malam terima kasihnya
Engkau bekerja seolah dilihat kekasih
Yang menunggu dijemput malam hari ini
Membersihkan raut wajah terlebih dahulu
Sampai baunya bersih dari polusi pilu
Engkaulah yang mengajariku
Bahwa kalimat adalah rangkaian kata
Bahwa kata adalah rangkaian huruf
Bahwa huruf adalah simbol bunyi
Pekerja freelance sambil mencoba mencari pelatihan atau magang di dunia kepenulisan. Mulai jatuh cinta dengan dunia seni dan sastra pada tahun 2020 ketika mendapat kesempatan mencoba materi kesenian di depan umum berupa bercerita atau mendongeng. Bermain di ekosistem seni dan sastra membuat penulis mendapat semangat untuk terus berkarya dan bermanfaat.