Aktif berproses di Teater Gabung dan Semesta Literasi. Menebar kejahatan dan kemaksiatan adalah visi hidupnya.

Hari-Hari Biasa di Jakarta (Bagian II)

Jakarta Pusat Derita Di Jakarta tidak ada Senin atau Selasa. Kalender mencatat semua tanggal hitam sebagai peringatan perang. Orang-orang di KRL angkat tangan desak-desakan. Buruh-buruh buru-buru tiarap di hadapan pencakar langit. Anak SMP pakai uang bayaran buku yang kurang ceban buat beli kain putih; tanda menyerah. Mengenakan kemeja putih pudar warnanya dengan kancing tak lengkap, […]

Hari-Hari Biasa di Jakarta (Bagian I)

Hari-Hari Biasa di Jakarta “Asli mana, mas?” Tanya asing basa-basi dalam bahasa Gambar serta tayangan televisi Hari ke hari Lapisan kulit baru Tumbuh di tubuhku Aku lupa bagian mana dari diriku Yang palsu Aku abaikan pertanyaan itu Menuruti anjuran Pak polisi, “Di Jakarta, jangan bicara dengan orang—atau apa saja yang—asing” Gerbong KRL panjang-panjang Gedung perkantoran […]

Cahya Dalan: Sang Abate!

John Abate orangnya kelewat tengil. Badannya pendek, rambutnya potongan poni kuda yang bakal bikin warga Jamaika gemas mengikat dan mengerek kepalanya sebagai pengganti bendera upacara hari Senin.

Cahya Dalan: Sejam Setelah Peristiwa

Kisah sebelumnya baca di sini “Bug dan cesss. Lembut, seperti bunyi kepala jatuh ke bantal 25 ribuan yang dijual amang-amang Pasar Minggu sepanjang pinggir jalan Galuh Mas,” kata Sanusi. Di depannya, seorang penyidik malas-malasan menulis keterangannya. “Bayangkan, Pak!” Sanusi mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, “Sepagi ini … Bapak bangun, kejar-kejaran dengan terbitnya matahari, mandi abis kerja seharian. […]

Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!