Lalaki Langit Lalanang Bejad: Wajah Patriarki Bupati Purwakarta ini Hari
Nuhun Gusti teu nyiptakeun abdi jadi urang Purwakarta.
Menulis puisi, prosa, melukis, dan bermusik tipis-tipis. Bukunya sudah 4, As Blue As You (2022), Jayanti (2023), Notes of The Lost Sheep (2024). dan Yusuf dan Sapi Betina (2025). Suka pamer dan suka bikin pameran.
Nuhun Gusti teu nyiptakeun abdi jadi urang Purwakarta.

Kepada semua ikan, sapi, ayam, dan semua yang sudah dimakan dan menjadi energi saya sampai hari ini, saya berjanji akan melakukan hidup yang lebih bermakna dan lebih baik.

Program ini akan memiliki dampak positif pada roda perekonomian daerah, setidaknya begitu kata orang-orang yang tidak pernah menginjak lumpur tambak sampai mata kaki untuk bertahan hidup.

Argh! Kenapa harus ada kalimat itu?! Kesannya jadi seperti menghindari kalau suatu saat di-takedown karena membawa nama “Kitabuming”

Mungkin itu sebabnya tidak semua cinta bisa berhasil. Bukan karena cintanya tidak besar, ya karena dua orang itu datang dari “tempat” yang berbeda saja~ Arini Joesoef, 2026. Cihuy!

Ayo sebutkan satu jajanan apa pun dari sini sampai situ, pastilah aku bakal selalu tahu! Kau tahu Kosambi? Hm, tidak-tidak! Bukan Kosambi Bandung. Ada begitu banyak Kosambi dan hei! Kalian dengar ini baik-baik, ya! Tidak semua hal itu harus soal kota besar! Ingat itu! Kalau tidak, akan kupotong kuping kalian! Ah, dengar. Kalian mungkin ada […]

lalu ke mana nama Bapak yang tersohor dan menjadi pujian orang-orang di desa? tak mungkin lepas karena anak ayam satu yang hilang rumah dan induknya

Oke mantap! Setidaknya ia tidak lupa rasa ganja Sumatra.

Ka mana atuh in this economy?

Ramalan, entah itu dalam Avatar, Harry Potter, maupun kisah-kisah nabi Islam juga punya konsep yang sama.
