Hanya kepada Pengendara Knalpot Racing Saya Memaki
"Najis! Gandeng mony3d! Tolol! Goblog!" teriak saya kepada pengendara knalpot racing yang sok jago di jalan.
Menulis puisi, prosa, melukis, dan bermusik tipis-tipis. Bukunya sudah 4, As Blue As You (2022), Jayanti (2023), Notes of The Lost Sheep (2024). dan Yusuf dan Sapi Betina (2025). Suka pamer dan suka bikin pameran.
"Najis! Gandeng mony3d! Tolol! Goblog!" teriak saya kepada pengendara knalpot racing yang sok jago di jalan.

Buat saya, jauh lebih mudah mengetahui karakter orang dari cara bicaranya daripada pakaiannya

Jadi, kalau sekarang saya ditanya "Mau LDR lagi gak?" Ngiaaah! Apapun alasannya, mending gak usah!

Kenalan penulis kali ini akan menjadi sesuatu yang sangat dekat dengan saya. Tapi serius deh. Tam. Emangnya saha maneh di mata Tuhan?! Satu waktu di tahun 2015, saya menemukan sebuah puisi di dalam tas saya. Sebuah puisi yang harus saya baca sambil mengerutkan dahi sebab tulisan tangannya persis seperti semut-semut di televisi. Tama, yang pada […]

Sebagai orang yang diledek Farid sebagai “Si paling kurator seni.” dan “Ngab-Ngab Kebudayaan”, saya tentu jadi terpancing buat selalu ada di barisan paling depan menyaksikan kegiatan kesenian ini. Hm beneran si paling. Kemarin saya menghadiri pameran tunggalnya Jack Haris Bonandar alias Bang Jek, tapi tentu jha bukan karena ledekan Farid, melainkan ya Bang Jek banyak […]

“Kemarin gua nyobain jablay Pantura noh yang di rumah makan Padang gocap. Abis gua pake, titit gua bau rendang.”

Masalahnya, ketika satu kasus mencuat, semua akun gosip di berbagai media secara intens menampilkan berita yang sama –meskipun dengan tingkat ketajaman konflik yang berbeda.

Saya lagi ada di mode semangat-semangatnya bawain value “lokalitas” dan local pride di Purwakarta, jadi saya turut hadir, support (saeutik) dan submit karya ke acara Purwakarta Gembira Menggambar 2023. Meskipun hasilnya saya diledek habis-habisan sama Tim Nyimpang dengan bahasa “Si Paling Nyeni,” atau “Si Kurator Seni,” tapi saya yakin, mereka meledek saya dengan perasaan bangga […]

Kita kalau ada apa-apa ngomongnya ke Farid, tapi Farid kalau ada apa-apa, ngomongnya ke siapa, ya?

Sudah kurang lebih 1 bulan aku menempati rumah di kota ini. Rumah yang diberikan Sandy secara cuma-cuma. Sesekali ia membawaku ke ritel furnitur di dekat-dekat sini untuk memilih perabotan yang aku suka. Aku gak banyak milih, karena menurutku perabotan lama juga masih bagus. Lagipula, aku kangen keluarga dan teman-temanku. “Kamu gak happy, ya?” Sandy merangkulku […]
