Membaca Kembali Le Petit Prince
Lihatlah bagaimana Exupery menggunakan analogi pohon baobab untuk kedengkian yang lama-lama menghancurkan hidup kita.
Menulis puisi, prosa, melukis, dan bermusik tipis-tipis. Bukunya sudah 4, As Blue As You (2022), Jayanti (2023), Notes of The Lost Sheep (2024). dan Yusuf dan Sapi Betina (2025). Suka pamer dan suka bikin pameran.
Lihatlah bagaimana Exupery menggunakan analogi pohon baobab untuk kedengkian yang lama-lama menghancurkan hidup kita.
Buat saya, semua tulisan terkait hal tersebut rasanya terlalu kompleks: banyak pihak yang terlibat dan banyak pokok perkara yang mengakar seperti etnis, sejarah panjang penyebaran agama Samawi, kepercayaan penuh terhadap kitab-kitab yang dianggap suci dan kental dengan rasisme serta superioritas, perebutan wilayah kekuasaan dengan peristiwa tumpah-darah, jangan lupa pasokan minyak, ekspor-impor senjata, dan jalur perdagangan Timur Tengah dan hal lain yang tidak bisa saya tampung dengan baik.
Mirisnya, di semua irisan, kita akan selalu bertemu dengan senioritas. Apa pun bentuknya. Termasuk di circle dan komunitas yang kita gandrungi.
Aaah affah iya? kata saya ketika membaca judul yang gak senonoh itu. Padahal, tongkrongan artsy kan gak cuma anak-anak yang kemarin ada di Medioker tapi ya biar menarik aja weh~ Gengan Agus Artsurd dan Noval membuat acara yang saya rasa kelewat kurang ajar kalau di poster mulai jam 3.30 tapi datang jam 5 sore. Sesekali […]
Dalam hal ini, saya gak butuh validasi siapa pun untuk bilang bahwa sebagai tulang punggung, saya hebat! Berkali-kali pun saya selalu menegaskan, orang hebat itu pasti berteman sama orang hebat, sebab energi itu menyebar, sayangku~
Hidup bukan tentang pengakuan aja, kalau fokusmu cuma ke sana, terus kapan kamu mau lanjut produksi karya, dong?
Kami semua realistis dan ngerti kok, kalau mau bertahan hidup ya jangan di ruang kolektif.
Nama Syamsul Bahri muncul pada daftar calon penulis yang ditarik dan dikirim Farid kepada kami (saya dan Sidik). Saya bukan orang yang mudah mengingat orang lain dari nama atau wajah, sebagai manusia biasa tentu saja saya mengingat orang lain dari kesalahannya xixi. Gak. Saya bisa mengingat orang dengan baik melalui karyanya. Untuk Syamsul, saya mengingatnya […]
"Ya udah, sih. Kamu juga gila berarti. Nyulik-nyulik bunuh-bunuhin orang buat menuhin hasrat doang buat apa coba." celetukan Farid terdengar renyah di telinga Jayanti
Minggu lalu, saya berlibur ke Kawasan Ancol. Terkesan agak jadul vibes banget, tapi faktanya saya butuh refreshing. Selain karena saya suka sama laut, biru, awan, pantai, (suka banget ini mah parah!) saya ke Ancol karena jaraknya dekat sekitar 1,5 jam perjalanan lewat jalan tol. Begitu sampai, saya langsung bermain dan ngantri gak jelas di Dufan, […]
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.