Ardy Kresna Crenata

27 POSTS 0 COMMENTS
Tinggal dan bekerja di Bogor.
Ada hal lain yang bisa dibahas ketika bicara soal Bunuh Diri. :(
“... suku bangsa ‘Zaman Batu’ modern pada umumnya mungkin lebih cerdas, bukan kalah cerdas, dibanding suku bangsa yang telah mengenal industri.”   —Jared Diamond       Sebagai bagian dari masyarakat industri yang akrab dengan modernisasi dan teknologi, sering kali, sadar tidak sadar, kita memosisikan diri kita lebih tinggi daripada orang-orang yang hidup di pedalaman,...

Puisi dan Satori

Jika kita membuka-buka Jantung Lebah Ratu (2008), buku puisi Nirwan Dewanto yang meraih Kusala Sastra Khatulistiwa 2008 untuk kategori puisi, kita akan menemukan serangkaian puisi pendek yang membentuk sebuah puisi panjang berjudul “Dua Belas Kilas Musim Gugur”; masing-masing ditempatkan di halaman yang berbeda. Dalam sebuah tulisannya yang dipacaknya di...
Duduk di kursi kebesarannya, Tuan Krabs tertawa-tawa dan tertawa-tawa. Hari ini ia untung besar; berkali-kali lipat lebih untung daripada biasanya. Dan keuntungannya ini masih akan terus bertambah sebab ini belum juga pukul satu siang. Di sela-sela tawanya, ia membuka brankas dan melihat-lihat tumpukan uangnya di sana, lalu tersenyum lebar,...
Tahun ini Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) kembali meramaikan kesusastraan kita. Seperti biasa, publik sastra kita menyambutnya dengan antusiasme tinggi; mereka, misalnya, ramai membicarakan buku mana saja kira-kira yang akan dinobatkan sebagai pemenang untuk tiap-tiap kategori yang ada. Antusiasme tinggi publik sastra juga terlihat pasca pengumuman para pemenang KSK 2018...
Malam itu saya sedang mencuci tangan sambil bercermin di toilet mall. Seseorang masuk dan tiba-tiba dia berteriak kegirangan. Saya langsung menoleh, menatapnya, dan menyapanya. Tanpa saya duga, dia cepat menghampiri saya dan memeluk saya dari belakang; dan pelukannya itu cukup erat dan dia membenamkan kepalanya ke bahu kiri saya....
Menonton film Mari to Koinu no Monogatari (2007), kita dihadapkan pada sebuah gambaran bahwa masyarakat Jepang adalah masyarakat yang siap menghadapi bencana. Di film ini, sebuah desa pada suatu hari mengalami gempa yang sangat hebat, yang membuat desa tersebut hancur dan orang-orang di sana terpaksa diungsikan ke kota secara...
Katakanlah kita melihat kesusastraan kita sebagai dasein. Itu artinya, kita menyadari bahwa, bagaimanapun, ia akan berelasi dengan hal-hal yang ada di sekitarnya, termasuk itu kesusastraan-kesusastraan lain—yang sering salah dipahami sebagai kesusastraan dunia atau sastra dunia; termasuk juga hal-hal yang berusaha mengekangnya, membentuknya, mereduksinya, membatasinya—selanjutnya kita sebut saja faktisitas. Pertanyaannya...
Ada pendapat bahwa jika kita menulis karya sastra dalam bahasa Indonesia maka sebaiknya kita menulisnya untuk pembaca Indonesia. Pendapat ini masuk akal, tetapi kita mesti memperjelas dulu apa yang dimaksud di sana dengan “pembaca Indonesia”, apakah itu mereka yang menggunakan bahasa Indonesia di kehidupan sehari-harinya, ataukah mereka yang bisa...
  Di dalam cerita itu si tokoh utama kembali ke kota kelahirannya setelah 15 tahun lamanya. Bentangan waktu sepanjang itu telah membuatnya melupakan begitu banyak hal tentang kota tersebut; bahkan seolah-olah ia telah berusaha menghapus kota tersebut dari ingatannya, sehingga yang tersisa hanyalah bayangan-bayangan samar yang hampir mustahil dikenali oleh...
Persoalan yang umumnya diangkat dalam sebuah fiksi ilmiah adalah benturan, atau setidaknya tegangan, antara yang artifisial dan yang natural. Yang artifisial bisa diwakili oleh robot, teknologi, kecepatan, atau hal-hal futuristik lainnya. Yang natural, bisa diwakili oleh perasaan, manusia, hal-hal yang berkenaan dengan alam, atau alam itu sendiri. Keduanya diposisikan...

TERPOPULER

SEMINGGU