Sarjana sastra yang hilang arah. Menjadi guru Bahasa tetapi dibuat hilang arah oleh pemerintah. Lahir di kota yang katanya kaya dengan minyaknya, tapi UMR tak cukup untuk membeli Dr. Martens baru. Didewasakan oleh gang-gang sempit Jojoran di Surabaya, dari berharap jadi kaya hingga gagal jadi kaya. Mari bersua di Instagram @anggaditiyak. Hidup JKW!!