Anak Kecil Itu Lebih Mengerti

Tak Selamanya Doa 

 

sedari kecil kau diajarkan percaya,

sebelum memulai atau berbuat segala,

hendaknya berdoa. supaya bala-marabahaya

tak angan menguntitmu di luar sana.

 

sampai kini beranjak dewasa,

kau menerima: seakan doa dengan iba

mengantar pergimu dari rumah;

menjemput pulanganmu ke rumah.

 

tanpa sanggup kau percaya.

bala-marabahaya siap sedia

menyamunmu di luar sana.

 

bagimu yang taat berdoa, maupun ia

yang ingkar berdoa. peluangnya sama—

sudah menjadi kuasa yang di sana.

 

dan semoga kau tak durhaka

ihwal doamu yang sia-sia.

 

Jakarta, 2026

 

 

 

 

Sebelum dan Sesudah Puisi

 

sebelum puisi,

aku membacanya

tuk mencari tahu,

apakah aku setuju

pada upaya mereka atau tidak.

 

sesudah puisi,

aku membacanya

tuk mencari tahu,

mengapa mereka bisa

berpikir seperti itu.

 

Jakarta, 2026

 

 

 

Anak Kecil Itu Lebih Mengerti

 

ada anak kecil di dalam dirimu.

sungguh, ia amat nelangsa.

melihatmu berkutat rumus

di balik luasnya angka-angka.

 

lantaran menurutnya

perbuatanmu itu hanyalah

bentuk dari sebuah upaya

kesia-siaan.

 

bahkan sesekali ia bertanya

perihal semua itu untuk apa.

kau tak tahu alasannya dan kau

tak mampu menjawab untuknya—

biarpun bagimu, itulah segalanya.

 

apakah itu dapat membuatmu bahagia?       

 

“tentu, tidak,”              kau mengakuinya.

 

betul, sebab bahagiamu adalah aku semata. 

 

Jakarta, 2026

 

 

 

Kusampaikan kepada Diriku Sendiri

 

setiap malam hari: kusampaikan

kepada kasur, agar kau segera tidur.

bila tidak. peneguk anggur yang tertidur,

mendengkur, menghampar syukur.

 

setiap pagi hari: kusampaikan

kepada langit, agar kau segera bangkit.

bila tidak. layangan singit yang terbangkit,

membentang, menyambut terbit.

 

kelak kau buku bersampul merah

yang tertidur malam hari dalam gundah.

lalu terbangkit pagi hari penuh gairah,

 

menyembul dari halaman utopi

di antara celah kata-kata yang sunyi.

tiada lagi kalimat yang bersembunyi.

 

Jakarta, 2026

Author

  • Adam Alfarraby

    Seorang pemuda acak biasa asal Jakarta yang menasbihkan waktunya untuk studi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah dan membaca karya sastra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
casibom | parmabet | roketbet | jojobet | jojobet giriş | bets10 | bets10 |