Yang Ambisius Yang Jadi Tokoh Utama

 (Ulasan Serial Anime Black Clover)

Imajinasi manusia memang tiada batas. Bahkan sampai bisa menghadirkan dunia khayal yang agaknya lebih seru dari dunia nyata. Berbagai cerita fantasi dilahirkan dan kemudian juga akan banyak karakter-karakter fiktif yang akan dikenal orang-orang. Seolah mereka itu nyata, beberapa ucapannya sering dikutip sebagai jargon motivasi. Salah satu karakter fiktif yang akhir-akhir ini banyak saya temui di jagad internet adalah yang bernama Asta, seorang penyihir dalam karakter serial anime berjudul Black Clover.

Anime memang menjadi ciri khas Negeri Bunga Sakura. Ya, komikus-komikus jepang memang mempunyai wadah untuk terus berkarya. Komik-komik mereka banyak yang dibentuk menjadi serial anime yang berkelanjutan alias bercapter-capter. Debutnya bahkan bisa mengalahkan film-film action negara barat.

Begitu juga dengan serial anime satu ini yang kemunculannya tepat berada di tengah-tengah banyaknya orang yang menobatkan Naruto dan One Piece sebagai kiblat utama dunia anime. Black Clover hadir menyajikan sesuatu yang tidak jauh beda dengan mainstream kekinian, namun ada hal yang membuatnya lebih berkarakter.

Black Clover, serial manga karya Yuko Tabata yang pertama kali disiarkan pada majalah mingguan Shonen Jump terbitan Shuiesha di Jepang kemudian dijadikan serial anime dalam stasiun televisi Peirrot yang disutradarai oleh Tatsuya Yoshihara. Di Indonesia sendiri anime ini bisa dikonsumsi melalui situs Samehadaku.

Seperti beberapa manga yang melegenda, cerita Black Clover berpusat pada seorang tokoh bernama Asta. Dia adalah orang biasa yang bercita-cita menjadi kaisar penyihir. Dengan berlatarkan dunia yang dipenuhi kemampuan sihir. Asta hidup di sebuah kerajaan yang disebut dengan kerajaan Clover. Dalam manga itu, semua orang bisa menggunakan sihir. Sihir menjadi segalanya dalam kehidupan mereka. Bekerja pun mereka memanfaatkan sihir.

Yang perlu dicatat adalah meski Asta mempunyai cita-cita untuk menjadi raja penyihir, namun anehnya tokoh Asta tidak memiliki kemampuan sihir sama sekali. Namun begitu dia tetap yakin bahwa ambisinya ini bukanlah utopia atau mimpi siang bolong belaka. Dia terus melatih dirinya dengan giat.

Dalam perjalanannya mencapai ambisi, Asta di ditemani oleh seorang lelaki yang juga ingin menjadi raja penyihir. Namanya adalah Yuno. Ya, mereka berdua bersaing untuk saling menggapai cita-cita yang sama. Berlomba-lomba mengasah kemampuan. Ke duanya adalah karakter yang sangat jauh berbeda. Asta memiliki pribadi yang keras kepala, cerewet, dan ambisius dalam segala hal. Sementara Yuno lebih dingin, pendiam, dan suka cuwek. Lebih-lebih lagi persaingan keduanya seperti tidak seimbang. Asta seolah selalu menjadi yang paling rendah. Asta memiliki postur tubuh yang cebol. Dia kerap mendapat celaan dari orang-orang. Lebih-lebih dia tidak bisa menggunakan sihir sama sekali. Berbeda dengan Yuno yang mempunyai postur tinggi juga muka tampan dan lagi kemampuan sihirnya banyak dipuji-puji orang, dia seolah selalu menjadi idola daripada Si Asta. Namun begitu mereka tetap berteman ramah walau memang keduanya saling bersaingan.

Pertemanan keduanya sudah dimuali sejak kecil, bahkan sejak mereka masih bayi. Di serial-serial awal, Asta dan Yuno adalah dua bayi yang ditemukan di depan sebuah gereja oleh seorang pastur. Kemudian dia merawat keduanya sampai tumbuh besar di gereja tersebut. Sampai keduanya mendapat kitab sihir mereka masing-masing.

Sedikit berbeda dengan sejumlah manga atau anime yang bergenre sihir lainnya, Black Clover mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan kisah-kisah penyihir yang ada. Pada serial anime ini, para penyihir bisa meningkatkan skil dan mampu memanipulasi kemampuan sihirnya dengan sebuah kitab yang disebut dengan grimoire. Grimoire ini akan mereka dapatkan ketika sudah berumur 15 tahun dari para master sihir yang ada di desa mereka. Dengan grimoire ini juga mereka akan mulai menentukan jalan hidup mereka, apakah akan bekerja atau mengikuti tes untuk menjadi kesatria penyihir.

Lha, apa itu kesatria penyihir dalam cerita Black Clover? Mereka adalah sekolompok penyihir yang bertugas menjaga keamana kerajaan Clover. Mereka bertempat tinggal di pusat kota kerajaan Clover. Terdiri dari 10 kelompok dengan nama yang bermacam-macam. Sepuluh kelompok ini memiliki seorang pemimpin yang dikenal dengan raja penyihir. Nah, posisi raja penyihir inilah yang dicita-citakan oleh Asta dan Yuno.

Cerita perjalanan dua remaja yang bercita-cita tinggi dengan alur cerita yang meledak-ledak. Hampir semua capter dalam cerita Black Colover ini pasti ada adegan perkelahian. Adegan adu skil dan keahlian sihir yang dibungkus dengan motif-motif konflik yang beragam.

Serial anime ini bisa menjadi tontonan alternatif bagi anda-anda yang juga suka serial Fairy Tail, Naruto atau One Piece. Ada banyak kesamaan antara Black Clover dengan manga Naruto, Fairy Tail, dan One Piece. Mungkin memang hal inilah yang menjadikan Black Clover mulai banyak digemari orang-orang meski di episodnya yang sekarang bisa dikatakan masih muda ini.

Tayang awal sebagai serial anime televisi sejak Oktober 2017 silam dan sampai sekarang masih dalam status on going (belum tamat). Meski ada kabar hanya akan tayang dalam 51 episod, namun anime ini patut juga dinikmati sebagai pambanding dengan anime-anime mainstream lain. Setidaknya bisa mengingatkan kita pada cerita Naruto atau Natsu dalam serial Fairy Tail. Atau sebagai pengisi kekosongan sembari menunggu serial One Piece terbaru keluar.

Black Clover seolah menjadi tontonan alternatif yang mendapat banyak lirikan penggemar anime. One piece, Naruto, dan Fairy Tail adalah tiga pusat mainstream anime yang banyak digemari orang dengan jumlah capter yang panjang dan berkelanjutan. Tidak mau kalah, Black Clover juga menghadirkan karakter dan alur cerita yang tidak jauh berbeda.

Bila dilihat kembali, atara tokoh Naruto dalam serial Naruto, Luffy dalam One Piece, dan Natsu dalam Fairy Tail memiliki ciri karakter tokoh utama yang keras kepala, ambisius, dan cerewet. Begitu juga Asta dalam Black Clover yang memiliki kepribadian sama. Para tokoh utama itu juga sama-sama bercita-cita menjadi orang yang paling kuat. Namun ada hal yang berbeda dalam diri Asta. Dia sama sekali tidak memiliki bekal yang memadai dalam menggapai ambisinya. Bagaimana mungkin seorang yang tidak punya sihir bercita-cita menjadi raja penyihir. Ya, seperti manusia yang bercita-cita jadi malaikat. Namun, Asta adalah karakter fiktif, bukan manusia sungguhan. Sehala hal bisa terjadi dengan sangat mudah dalam dunia fiksi. Dengan cara hanya mengimajinasikannya, maka apapun bisa terjadi dalam sekejap mata. Bagaimanakah akhir perjalanan Asta yang berjuang ala zero to hero ini? Mampukah dia mencapai pangkat raja penyihir dengan rumor yang hanya tayang dalam 51 episode ini? Akankah Asta bisa mendahului Yuno yang selalu diunggul-unggulkan itu dalam menggapai cita-cita? Nantikan dan ikuti serial animenya. Bila bingung mau nonton di mana, sowan ke mbah google saja. Tinggal download dan selamat menikmati.

 

Judul: Black Clover
Genre: Anime, Fiksi Fantasi
Penulis Serial Manga: Yuki Tabata
Sutradara Serial Anime: Tatsuya Yoshihara
Tahun Rilis Serial Manga: Desember 2016
Tahun Rilis Serial Anime: Oktober 2017
Studio Produksi: Studio Pierrot (Jepang)

Profil Penulis

Ozik Ole-olang
Ozik Ole-olang
Lahir di Lamongan, 21 Desember 1998. Penulis adalah mahasiswa rantau asal Madura. Kerap menulis di sejumlah web. Sekarang sedang mukim di kota Malang