Resensi

Playlist untuk Menangis Secara Indie

media.newyorker.com

“One good thing about music, when it hits you, you feel no pain.”

― Bob Marley

Selalu ada yang menarik ketika menyelami emosi dari semua karya seni, atau dalam hal ini musik. Musik seperti kita tahu adalah media komunikasi dan kesenian yang universal. Mau bagaimanapun liriknya, paham atau tidak, jika kamu suka tidak akan ada yang menghalangi jalanmu. Contohnya kalau kamu sudah suka banget Dewa 19, betapapun absurdnya lirik lagu “tatap matamu bagai busur panah” ini. Kamu tidak akan tega meminta mas Dhani untuk kembali sekolah dan remedial Bahasa Indonesia.

Musik itu chandu, kamerad!

Christ Billy, seorang pakar psikologi musik berpendapat bahwa mendengarkan musik di saat yang tepat dapat mempengaruhi psikologis pendengarnya. Musik diyakini mampu mempengaruhi suasana hati, menambah fokus, membuat lebih produktif dan dapat membantu lebih rileks.

Seperti dilansir situsweb lifehack.org, mendengarkan musik juga dapat menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh. Ini penting, sebab banyak penelitian menunjuk stres sebagai pemicu dari semua penyakit.

Di saat yang sama manusia tidak akan pernah sanggup menolak kesedihan. Dengan adanya musik, kukira kata om Bob Marley ini bisa dibuktikan. Katanya: “One good thing about music, when it hits you, you feel no pain.”

Nah untuk  menemanimu menangis, entah karena kamu sedang sial atau iseng-iseng ingin menangis saja –supaya ada kegiatan.  Berikut aku tawarkan tambahan di playlist menangysmu. Agar kamu bisa menangis dan (semoga dapat) mengobati kesedihanmu, secara indie dan kaffah.

 

PANDAI BESI – MELANKOLIA

Pandai besi adalah side project  dari efek rumah kaca band yang kurangajar bagusnya. Untuk semua lirik lagunya, untuk memulai menyelami kesedihan, lagu ini terasa pas  dari segi musik  dan lirik yang  trigger abis untuk meyakinkan bahwa nikmatilah saja kesedihan ini.

 

STARS AND RABBIT – CRY LITLLE HEART

 

Musik folks adalah musik yang kucurigai diciptakan untuk memperah sema kesdihan para penikmatnya terasa lebih mengiris. Meski format musiknya minimalis, kekuatan liriknya justru menjadi semakin menonjol.

 

I close my eyes listen to the wind calm down your cry little heart.”

 

UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN – TRESHOLD

 

Postrock atau musik bisu (umumnya menyuguhkan musik tanpa lirik meski tidak semua musik  postrock tanpa lirik) selalu mampu mengacak-acak emosi. Seperti percakapan Marla Singer dan Tyler Durden.

 

“When people think youre dying, they really, really listen to you, instead to just waiting for their turn to speak

 

Kurang lebih begitulah gambaran untuk musik postrock. Siap untuk mendengarkan ceritamu. Kesenangan dan kesedihanmu menjadi satu kesatuan instrumental. Jika kamu mau sungguh-sungguh dan khusyuk menyimaknyaa, tanpa kamu sadari air mata akan mengalir begitu saja.

 

GODSPEED YOU! BLACK EMPERROR-STATIC

 

Pada daftar ke 4 kita akan menyeberang ke bagian barat bumi. Menikmati kesedihan kolektif musik eksperimental  asal Kanada.  Sunggu perjalanan jauh untuk menangis.

 

Sebenarnya musik GY!BE masih dalam subgenre postrock namun lebih kaya bebunyian. Terutama suara-suara alat gesek khas GY!BE yang insyaallah mampu meruntuhkan benteng pertahanan air matamu. Selah-olah paduan instrumental di sana terdiri dari khotbah penyerahan diri.

 

Lepaskanlah, bukankah kehilangan adalah amal yang di ambil paksa oleh keadaan? Ikhlaskan. Gitulah pokoknya.

 

 

THE TREES AND THE WILD-EMPATI TAMAKO

 

Kembali ke tanah air tercinta. TTATW adalah unit musik eksperimental yang berhasil diundang ke festival alternatif terakbar di dunia; SXSW (South by South West) pada tahun 2017 lalu, di Austin TX.

 

SXSW itu sudah seperti Kakbah bagi para pelaku industri kreatif. Meskipun tampil pada acara tersebut  tidak  dibayar, namun SXSW merupakan kesempatan besar bagi para pelaku industri kreatif untuk menarik perhatian produser atau label rekaman yang keren. (Untuk lebih jelas gambaran mengenai SXSW ini, tontonlah film Frank.)

 

Dengan musik berdurasi lebih dari 14-menit  Empati Tamako adalah rapalan doa yang selalu kau panjatkan tentang pertanyaan-pertanyaan dan kesedihanmu.

 

“Terang yang kau dambakan, hilanglah semua kau tanya.”

 

SIGUR ROS-VARUD

 

Meskipun sulit memahami lirik dalam lagu-lagu Sigur Ros, karena sebagian besarnya adalah bahasa asal-asalan; gumaman dan dengungan atau lebih kerennya adalah bahasa hopelandic. Namun dalam lagu Varud, Sigur Ros menggunakan bahasa negara asalnya, Iceland. Menikmati musik Sigur Ros adalah meditasi dari segala paket tekanan hidup. Terlebih jika kamu mampu tenggelam dalam arus tenang  Varud, ia akan menjelma pengalaman spiritual yang kuat.

 

Nah dari enam lagu tersebut adakah yang paling cocok untuk menemani lalu mengobati kesedihanmu? Kalau tidak, ya, mungkin sebenarnya kamu gak indie-indie amat. Hehe.

 

Pada akhirnya tidak ada kegiatan yang lebih indie dibanding menangis. Namun belumlah kaffah ke-indie-an menangysmu tanpa iringan lagu-lagu yang indie banget seperti yang telah kucoba tawarkan.

 

 

Daftar Baca

https://tirto.id/musik-membantu-anda-menanggung-sakit-dan-nyeri-b41y

Profil Penulis

Agus Priyadi
Agus Priyadi
fulltime illustrator & graphic design padahal pengennya jadi musisi
suka nulis semenjak males sekolah bikin surat izin absen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *